sungguh beruntung wahai manusia

PujaBakti Umum. Minggu, 24 November 2018. Vihara Sasana Subhasita. Dhammadesana : YM. Cittanando Mahathera. Tema Dhamma : Sungguh Beruntung Terlahir sebagai Manusia. "Kiccho manussapatilābho, kicchaṁ maccāna jīvitaṁ". "Kicchaṁ saddhammassavanaṁ, kiccho buddhānaṁ uppādo'ti." "Sungguh sulit untuk dapat terlahir sebagai manusia Jikamurid, guru, dan orang tua sungguh-sungguh, insya Allah itu akan berhasil, kesulitan (dalam menuntut ilmu, dalam belajar) akan dapat terselesaikan, insya Allah. Manusia diperintahkan Allah untuk belajar dan belajar. Hanya saja memang kualitas akal manusia itu berbeda-beda. Nah, kesungguhan inilah yang menjadi kunci. SesungguhnyaAllah (q) Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (13) Wahai orangorang yang beriman, janganlah kalian jadikan sebagai penolong kalian kaum yang dimurkai oleh Allah (q). Sungguh mereka telah berputus asa terhadap akhirat, sebagaimana orang-orang kafir yang berada di dalam kubur (juga) telah berputus asa."204 204 QS. Al-Mumtahanah : 1 KETAATANdan kecintaan kepada Allah SWT serta Nabi Muhammad SAW ialah kunci syurga kepada setiap Muslim tetapi kita tetap lalai mengerjakan perintah atau meninggalkan larangan-Nya, selain tidak mendekatkan diri dengan Baginda. Hakikatnya, terlalu banyak kelebihan sebagai umat Nabi Muhammad SAW berbanding pengikut Rasul lain, sekali gus peluang itu perlu dimanfaat dan disyukuri. TikTokvideo from Been Raseem (@beenraseem): "SAMBUT GEMBIRA, WUKUF DIHADAP MATA: Bissmillah, doa terbaik untuk para Guru-guru kami, saudara-saudara kami yang sedang menjalani proses puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 🤲Gegap gempita, tangis memecah, haru biru gelorakan kalimat-kalimat Talbiyah. Arafah sarat dengan pesan juga perenungan. Site De Rencontres Ile De France. by Muhammad Audia Rohmatullah on 1 comment Lirik Shalawat Qosidah Nurul Musthofa - Shalatullah Salamullah Sungguh beruntung wahai manusia Jika bertemu nabi yang mulya wajahnya indah bagai purnama kata katanya bagai permata Nabi bersabda pada umatnyabanyaklah bersholawat padanyaturunlah rahmat ampunan dosa dari Allah Yang Maha Esa hidup ini tak akan lamadunia ini fatamorganapenuhilah amal yang mulyaagar mencapai tempat di surga wahai manusia tua dan mudaingatlah mati di depan mataamal mulia masuk ke surgaamal durhaka masuk neraka hidup senang bukan banyak uanghidup senang hatinya senanghati yang senang hati yang senanghati yang senang imannya menang hidup senang bukan banyak uanghidup senang hatinya tenanghati yg tenang hati yg senanghati yg senang imannya menang Nasehat ini cukup sekian Mengharap ridho dari tuhan Allah ta'ala yang maha esa Ampunilah dosa hamba Ila hisan limil ummah Binal afwat tiwan ni'mah Wamin hamdi wamin ummah Bi'ah lil badria allah Tawasal na bi bismillah Wafil hadi rasulillah Wakullimuja hidililah Bi'ah lil badria allah Selamat Bershalawat Enjoyyyy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123 loading...Ustaz Rikza Maulan Lc, Dai yang juga Dewan Dewan Pengawas Syariah Rumah Zakat. Foto/dok Rumah Zakat Islam adalah agama yang diridhai Allah Ta'ala sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an yang berbunyi "Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam . Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya." Surah Ali 'Imran Ayat 19Maka sungguh beruntung mereka yang diberi nikmat iman dan Islam . Ketika seseorang ridha dengan Islam sebagai agamanya, Nabi Muhammad SAW adalah Nabi dan Rasul-Nya, Al-Qur'an sebagai petunjuknya, maka Allah Ta'ala pun akan ridha padanya. Tinggal bagaimana ia mempertahankan akidah tersebut hingga akhir hayatnya. Namun, tentunya dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Baca Juga Siapakah Muslim yang Paling Baik? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat Rasulullah SAW pernah ditanya seperti apa Islam yang paling baik. Kisah ini dinukil dari satu hadis yang masyhurعَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْر؟ٌ قَالَ تُطْعِمُ الطَّعَام،َ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ رواه مسلمDari Abdullah bin Amru RA bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah SAW , " Islam seperti apakah yang paling baik?" Beliau SAW menjawab "Engkau memberi makan kepada orang yang membutuhkan. Dan engkau mengucapkan salam baik kepada orang yang engkau kenal maupun kepada orang yang tidak engkau kenal." HR. Muslim, Hadis No 56.Hadis di atas sekilas tampak sederhana, namun pesan Rasulullah SAW itu mengandung hikmah dan kebaikan yang luar biasa. Kata Ustaz Rikza Maulan Direktur Institut for Islamic Studies dan Development Jakarta, ajaran Islam tidak hanya mencakup dan mengatur pola hubungan antara seorang hamba dengan Rabnya hablumminallah saja, namun juga mencakup dan mengatur hubungan antara sesama manusia hablumminannas. Bahkan, dalam banyak hadis disebutkan tentang keutamaan amalan yang terkait dengan hablumminannas atau amalan sosial. Di antaranya adalah sabda Nabi SAW "Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan kepada orang yang membutuhkan, sambunglah tali persaudaraan, shalatlah di tengah malan, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.' HR. Tirmidzi. "Hadis ini dengan jelas menggambarkan bahwa salah satu benefit amalan sosial adalah surga," kata Ustaz yang juga Dewan Pengawas Syariah Rumah Zakat itu dalam web resminya. Baca Juga Ustaz Rikza juga mengatakan bahwa keimanan yang mengakar dalam diri seorang muslim, akan menggerakkan jiwanya untuk selalu peduli terhadap lingkungan sosialnya. Maka, ketika Nabi SAW ditanya perihal ber- Islam seperti apakah yang paling baik, beliau menjawabnya dengan, "Memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan dan mengucapkan salam". Karena keduanya merupakan konsekwensi dari keimanan kepada Allah dan sepatutnya setiap muslim berupaya untuk peduli dengan memberikan makan adalah relfkeksi dari kepedulian sosial terhadap orang yang kekurangan. Sementara mengucapkan salam adalah refleksi dari kepedulian dan kecintaan terhadap sesama muslim . Karena setiap muslim adalah bersaudara, yang diharuskan saling mendoakan dan menguatkan antara satu dengan yang lainnya. Nah, jika keduanya bisa dilaksanakan, yaitu berbagi dengan sesama dan saling mengucapkan salam, maka berarti ia telah mengamalkan ajaran Islam yang terbaik, sebagaimana sabda NabiSAW di atas. Adakah balasan terbaik bagi seseorang yang mengamalkam Islam terbaik, selain mendapatkan surga? Ya Rabb, jadikan kami termasuk ahli surga . Baca Juga Wallahu Ta'ala A'lamrhs

sungguh beruntung wahai manusia